Gradium baru aja ngeluncurin dua model terjemahan suara real-time yang kece, stt-translate dan s2s-translate. Penasaran apa aja keunggulannya?

Jadi, Gradium baru aja ngeluncurin dua model terjemahan suara yang bikin kamu bisa berkomunikasi lebih mudah, namanya stt-translate dan s2s-translate. Keduanya bisa langsung nerjemahin suara secara real-time dan mendukung lima bahasa: Inggris, Prancis, Jerman, Spanyol, dan Portugis. Yang paling seru, kamu bisa stream hasilnya langsung di browser, jadi gak perlu ribet!

Yang bikin stt-translate dan s2s-translate ini berbeda adalah cara kerjanya yang lebih efisien. Biasanya, model terjemahan suara itu butuh tiga langkah: dari suara ke teks, lalu teks ke teks, dan terakhir teks ke suara. Nah, Gradium menyederhanakan proses ini jadi dua langkah aja. Jadi, kamu bisa dapet hasil terjemahan lebih cepat tanpa nunggu lama.

Gradium klaim kalau akurasi dan latensinya lebih baik dibandingkan model lain seperti gpt-realtime-translate. Rata-rata latensi untuk model ini sekitar 3 detik, lebih cepat dibandingkan gpt yang mencapai 3.6 detik. Ini penting banget, soalnya dalam komunikasi real-time, setiap detik itu berharga!

Advertisement

Advertisement

Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.

Model stt-translate ini bisa nerjemahin suara dari satu bahasa ke teks dalam bahasa lain. Misalnya, kamu ngomong dalam bahasa Inggris, dan hasilnya langsung muncul dalam teks bahasa Prancis. Gak ada lagi nunggu-nunggu, semua terjadi dalam satu proses. Ini bikin komunikasi jadi lebih lancar, terutama buat yang sering meeting internasional.

Sedangkan s2s-translate ini lebih canggih lagi, karena bisa nerjemahin suara dari satu bahasa ke suara dalam bahasa lain. Jadi, kamu bisa ngobrol langsung dengan orang yang berbicara bahasa berbeda, dan suaranya terdengar seperti orang asli. Bayangkan, kamu bisa presentasi dalam bahasa Spanyol, tapi suaranya tetap terdengar seperti kamu yang ngomong!

Gradium juga memberikan pilihan suara output yang bisa kamu pilih, bahkan kamu bisa clone suara kamu sendiri. Ini jadi fitur yang gak ada di model lain, dan bikin pengalaman pengguna jadi lebih personal. Kamu bisa pilih suara yang paling nyaman didengar, atau bahkan suara kamu sendiri untuk presentasi.

Nah, Gradium juga mengukur kualitas terjemahannya dengan dua metrik: BLEU dan MetricX. BLEU ini udah jadi standar lama di dunia terjemahan mesin, sedangkan MetricX lebih baru dan lebih akurat dalam menilai bagaimana manusia menilai terjemahan. Jadi, Gradium bisa menjamin kualitas terjemahan yang lebih baik.

Dengan semua fitur ini, Gradium bukan cuma bikin hidup lebih mudah bagi orang yang butuh terjemahan, tapi juga membuka peluang baru untuk bisnis dan komunikasi global. Bayangkan betapa gampangnya kalau semua orang bisa ngobrol tanpa batasan bahasa!

Jadi, buat kamu yang sering berhubungan dengan orang dari berbagai negara, atau yang pengen memperluas jaringan, model-model dari Gradium ini bisa jadi solusi yang kamu butuhkan. Gak ada lagi kendala bahasa yang bikin kamu terhambat!

Penasaran pengen coba? Gradium udah siap membantu kamu berkomunikasi lebih lancar dengan teknologi terjemahan suara yang super canggih ini.

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

Gradium baru aja ngeluncurin dua model terjemahan suara real-time yang kece, stt-translate dan s2s-translate. Penasaran apa aja keunggulannya?

Sumber asli

Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan MarkTechPost.

Baca artikel asli di MarkTechPost→
AIteknologiterjemahan suara