Ternyata 3 pengirim doang yang makan 30% storage Gmail. mailtrim bantu kamu nemuin pattern ini dan bersihin inbox tanpa takut salah hapus.
Kamu pernah ngerasa storage Gmail cepet penuh padahal jarang kirim file gede? Saya juga begitu. Ternyata asumsinya salah total.
3 pengirim doang yang bertanggung jawab atas 30% inbox saya. Ribuan email kecil-kecil yang nggak pernah kepikiran buat dibersihin.
Dari situ lahir mailtrim. Tool sederhana yang ngebongkar pattern nyeleneh di Gmail kamu.
Advertisement
Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.
Yang bikin beda, mailtrim ngeranking pengirim berdasarkan actual storage impact, bukan sekedar jumlah email. Jadi kamu tau beneran siapa yang paling 'boros'.
Ada confidence scoring juga. Sistem ini nentuin apa yang aman dihapus massal, jadi kamu nggak perlu takut salah klik.
Semua operasi bisa di-undo dalam 30 hari. Default-nya memang nggak permanen, jadi aman buat yang suka panikan.
Yang penting: mailtrim jalan sepenuhnya di lokal. Data email kamu nggak kemana-mana, nggak ada backend, nggak ada subscription.
Setup Gmail API memang butuh waktu sekitar 15 menit sekali aja. Setelah itu tinggal ketik `mailtrim stats` buat lihat analisis, terus `mailtrim purge` buat bersih-bersih.
Free dan open source di bawah lisensi MIT. Kamu bisa audit sendiri kodenya kalau mau.
Bagian yang paling penulis tunggu feedback adalah model confidence/safety-nya. Itu yang paling tricky dan butuh banyak kasus nyata buat disempurnain.
Practical takeaway-nya: jangan asumsi file gede yang bikin penuh. Cek dulu siapa pengirim yang paling rajin kirim email, meski kecil-kecil.
Kalau mau coba, repo-nya ada di GitHub. Tinggal clone dan ikutin instruksi setup-nya.
Catatan redaksi
Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini
Ternyata 3 pengirim doang yang makan 30% storage Gmail. mailtrim bantu kamu nemuin pattern ini dan bersihin inbox tanpa takut salah hapus.
Sumber asli
Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan Hacker News Front Page.
Baca artikel asli di Hacker News Front Page→