E.l.f. Brands lakukan reshuffle eksekutif. Kory Marchisotto naik jadi president, sementara Oshiya Savur dari Maesa ditunjuk sebagai CMO baru.
E.l.f. Brands baru aja umumin perubahan besar di level eksekutifnya. Kory Marchisotto, yang sebelumnya menjabat sebagai CMO, sekarang naik jadi president.
Posisi CMO yang ditinggalkan Marchisotto langsung diisi oleh Oshiya Savur. Dia sebelumnya jadi chief marketing and brand officer di Maesa, salah satu beauty incubator yang lagi naik daun.
Pergerakan ini menarik buat dilihat. E.l.f. lagi dalam fase ekspansi agresif, dan promosi Marchisotto nunjukin kalau company mau maintain continuity di level strategis.
Advertisement
Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.
Savur sendeli punya track record yang solid di beauty space. Pengalaman dia di Maesa—yang kerja sama banyak brand indie—bisa jadi aset berharga buat E.l.f. yang juga lagi diversify portfolio mereka.
Buat kamu yang ngikutin beauty industry, reshuffle kayak gini biasanya signal kalau company lagi prepare buat next growth phase. Leadership change di level C-suite itu nggak cuma soal penggantian orang, tapi juga soal arah strategis ke depan.
Praktisnya, perubahan ini bisa berarti E.l.f. bakal lebih aggressive di digital marketing dan brand partnerships. Savur punya background yang kuat di brand building, sementara Marchisotto di posisi baru bisa fokus ke operational excellence dan ekspansi global.
Takeaway buat marketers: jangan underestimate internal promotion. Marchisotto naik dari dalam, artinya E.l.f. value institutional knowledge. Tapi mereka juga balance dengan external hire di posisi CMO buat bawa fresh perspective.
Kalau kamu lagi build team, ini contoh bagus gimana mix antara promote from within dan hire external talent bisa create dynamic yang sehat.
Catatan redaksi
Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini
E.l.f. Brands lakukan reshuffle eksekutif. Kory Marchisotto naik jadi president, sementara Oshiya Savur dari Maesa ditunjuk sebagai CMO baru.
Sumber asli
Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan Marketing Dive.
Baca artikel asli di Marketing Dive→