Kamu tahu nggak sih, banyak marketer yang masih ragu buat pakai AI dalam strategi influencer dan CTV? Yuk, kita bahas kenapa!

Baru-baru ini, ada laporan dari Digiday+ Research yang bilang kalau para pengiklan udah mulai merangkul AI buat pemasaran di media sosial dan retail. Tapi, ada yang menarik nih, mereka masih lambat banget buat ngadopsi AI di pemasaran influencer dan CTV. Kenapa ya? Ini jadi pertanyaan besar di kalangan marketer saat ini.

Dari survei yang dilakukan terhadap lebih dari 100 profesional pemasaran, cuma 25% yang bilang mereka udah pakai AI buat kerjaan influencer marketing mereka. Angka ini terbilang kecil banget, padahal AI bisa bantu banget dalam analisis data dan strategi pemasaran. Mungkin mereka masih mikir-mikir, apa sih keuntungan sebenarnya dari pakai AI di bidang ini?

Salah satu alasan kenapa marketer masih ragu adalah karena mereka khawatir AI nggak bisa menangkap nuansa dan keaslian dari konten influencer. Soalnya, influencer itu kan biasanya punya gaya dan kepribadian yang unik. Mereka takut AI malah bikin konten jadi kurang personal dan nggak nyambung sama audiens.

Advertisement

Advertisement

Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.

Selain itu, banyak juga yang merasa belum siap dengan teknologi AI ini. Mereka mungkin belum punya sumber daya atau pengetahuan yang cukup untuk mengimplementasikan AI secara efektif. Jadi, mereka lebih milih cara tradisional yang udah mereka kenal, meskipun itu mungkin nggak seefisien pakai AI.

Ada juga yang berpendapat bahwa influencer marketing itu lebih tentang hubungan manusia. Jadi, meskipun AI bisa bantu dalam analisis, tetap aja interaksi manusia itu penting. Mereka khawatir kalau terlalu bergantung pada teknologi, hubungan yang dibangun bisa jadi kurang kuat.

Nah, buat kamu yang kerja di bidang pemasaran, penting banget untuk terus update tentang perkembangan teknologi, termasuk AI. Mungkin saat ini banyak yang ragu, tapi siapa tahu ke depannya AI bisa jadi alat yang sangat berguna dalam strategi pemasaran influencer dan CTV.

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

Kamu tahu nggak sih, banyak marketer yang masih ragu buat pakai AI dalam strategi influencer dan CTV? Yuk, kita bahas kenapa!

Sumber asli

Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan Digiday.

Baca artikel asli di Digiday→
influencerpemasaranteknologi AI