SharkNinja pakai komedi untuk tarik pembeli baru. Simak strategi unik mereka di sini!

Jadi, SharkNinja ini lagi nyoba strategi baru yang bikin kita semua penasaran. Mereka mau ngincar pembeli baru dengan cara yang nggak biasa, yaitu lewat komedi. Iya, kamu nggak salah denger! Alih-alih pakai bintang iklan terkenal, mereka lebih milih komedian untuk menarik perhatian. Kenapa? Soalnya, mereka pengen bikin produk mereka lebih relatable dan menghibur.

Kaitlyn Hebert, CMO global SharkNinja, bilang kalau mereka udah sukses dengan produk Ninja Creami yang jadi viral di TikTok. Tapi, masalahnya, produk ini cuma dikenal sama dua kelompok orang: yang rajin ke gym dan orang tua yang butuh solusi cepat buat anak-anaknya. Jadi, SharkNinja butuh cara baru buat menjangkau lebih banyak orang.

Nah, produk lain mereka, Auto Barista, juga punya masalah yang sama. Meskipun kualitasnya oke, harga yang ditawarkan bikin banyak orang mik twice sebelum beli. Mereka sadar, selama ini mereka cuma ngomong sama pelanggan yang udah ada, tanpa nyoba menjangkau orang-orang baru. Makanya, strategi baru ini bisa jadi game changer buat SharkNinja.

Advertisement

Advertisement

Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.

Dengan melibatkan komedian, SharkNinja berharap bisa bikin iklan yang lebih menghibur dan relatable. Bayangkan aja, kamu nonton iklan yang bikin kamu ketawa, pasti lebih mudah diingat, kan? Ini juga jadi cara mereka buat membangun koneksi yang lebih baik sama calon pembeli yang selama ini terlewatkan.

Jadi, SharkNinja ini lagi berusaha untuk keluar dari zona nyaman mereka. Mereka pengen produk mereka nggak cuma dikenal, tapi juga dibeli. Dengan pendekatan yang lebih fresh ini, mereka berharap bisa menjangkau pasar yang lebih luas dan tentunya, meningkatkan penjualan. Kita tunggu aja, apakah strategi ini bakal berhasil atau nggak!

Business: Marketing Tips lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.

Digiday

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

Business: Marketing Tips update dari Digiday.

Sumber asli

Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan Digiday.

Baca artikel asli di Digiday
#BusinessMarketingTips#Digiday#rss