ICBA gugat OCC soal charter trust kripto yang dianggap 'pintu samping' masuk perbankan tanpa safeguard standar. Baca detailnya di Captivela.
Independent Community Bankers of America (ICBA) baru-baru ini ngajukan gugatan ke pengadilan federal Washington DC, menargetin Office of the Comptroller of the Currency (OCC) soal kebijakan charter trust nasional yang mereka bilang jadi 'pintu samping' buat firma kripto masuk ke sistem perbankan AS. Menurut ICBA, OCC ngasih charter ini ke perusahaan kayak Anchorage Trust Company dan Paxos Trust Company tanpa minta mereka memenuhi standar keamanan dan perlindungan konsumen yang wajib dipegangin bank tradisional. Asosiasi yang mewakili lebih dari 5.000 bank komunitas ini ngelihat langkah OCC sebagai ancaman buat stabilitas sistem keuangan dan keadilan kompetisi.
Charter trust nasional sebenarnya udah ada sejak lama dan dipakai oleh lembaga kepercayaan tradisional buat mengelola aset klien, tapi OCC di bawah kepemimpinan mantan Acting Comptroller Brian Brooks mulai 2020 mulai ngasih charter ini ke perusahaan kripto. Bedanya, bank komersial wajib patuh ke Bank Secrecy Act, aturan anti-pencucian uang (AML), program Know Your Customer (KYC), dan perlindungan deposit FDIC, sedangkan charter trust nasional nggak otomatis ngewajibin semua itu. ICBA bilang ini menciptin 'arbitrase regulasi' di mana firma kripto bisa operasi kayak bank tapi nggak kena aturan yang sama.
Kenapa ICBA merasa terancam charter trust
Bank komunitas yang jadi anggota ICBA biasanya beroperasi di area lokal dengan margin tipis dan modal terbatas. Mereka harus investasi besar buat compliance, audit, dan infrastruktur keamanan yang diminta regulator federal. Kalau firma kripto bisa dapetin akses ke sistem pembayaran federal (seperti Fedwire dan master account di Federal Reserve) lewat charter trust tanpa beban biaya compliance yang sama, bank kecil bakal kehilangan daya saing dan nasabah. ICBA juga khawatir kalau firma kripto yang nggak punya pengalaman manajemen risiko perbankan tradisional bisa ngekspos sistem keuangan ke kerentanan baru, terutama soal likuiditas dan pencucian uang.
Advertisement
Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.
Dalam gugatannya, ICBA ngutip kasus Anchorage yang dapet charter trust nasional di Januari 2021 dan Paxos di September 2021. Kedua perusahaan ini sekarang bisa ngelakuin aktivitas kayak custodian aset digital, settlement, dan bahkan terhubung ke jaringan pembayaran federal. Tapi menurut ICBA, OCC nggak pernah ngeluarin aturan tertulis (rulemaking) yang jelas soal bagaimana charter trust harus diterapin ke bisnis kripto, jadi keputusan ini bersifat ad-hoc dan nggak punya dasar hukum yang kuat. Pengacara ICBA bilang OCC melebihi wewenang statuternya dengan cara ini.
Argumen OCC dan respons industri kripto
Sisi OCC, lewat perwakilannya, udah beberapa kali ngomongin kalau charter trust nasional justru bikin pengawasan jadi lebih jelas karena firma kripto yang sebelumnya operasi di area abu-abu sekarang harus daftar dan diawasi federal. Mantan Acting Comptroller Brooks pernah bilang kalau charter ini 'membawa aktivitas kripto ke dalam tentara regulasi' daripada biarkan mereka operasi tanpa pengawasan. Industri kripto juga protes gugatan ICBA, bilang ini cuma upaya bank tradisional buat proteksi pasar dan ngehambat inovasi. Coin Center, think tank kebijakan kripto, ngelabeli gugatan ini sebagai 'anti-persaingan' dan 'mencoba mengunci teknologi baru di luar sistem'.
Tapi ICBA nggak membantah inovasi. Mereka ngakui teknologi blockchain dan aset digital punya potensi, tapi insist kalau 'mainan yang sama, aturan yang sama' (same activity, same regulation) harus jadi prinsip dasar. Kalau firma kripto mau jadi bagian dari sistem perbankan dan nikmati akses ke fasilitas Federal Reserve, mereka harus memenuhi standar yang sama kayak bank lain — termasuk modal minimum, manajemen risiko, dan perlindungan nasabah. Gugatan ini juga menuduh OCC melanggar Administrative Procedure Act karena nggak melalui proses notice-and-comment rulemaking sebelum ngasih charter ke firma kripto.
Yang berubah buat masa depan kripto dan perbankan
Kasus ini bakal jadi precedent penting. Kalau pengadilan memihak ICBA, OCC mungkin harus tarik charter trust yang udah dikeluarin ke firma kripto atau minimal bikin aturan baru yang lebih ketat sebelum ngasih charter lagi. Ini bisa mundurin integrasi kripto ke sistem keuangan tradisional beberapa tahun ke depan. Tapi kalau OCC menang, pintu buat firma kripto lain buat dapetin charter trust bakal terbuka lebar, dan bank tradisional harus bersaing dengan pemain baru yang punya beban regulasi lebih ringan. Regulator lain kayak Federal Reserve dan FDIC juga ikut terlibat karena mereka yang nentuin akses ke master account dan asuransi deposit.
Buat kamu yang ngejar perkembangan kripto dan perbankan, kasus ini worth di-follow dekat. Hasilnya bakal nentuin apakah kripto benar-benar bisa 'masuk ke dalam tembok' sistem keuangan resmi, atau harus puas operasi di pinggiran. Sementara itu, bank komunitas dan firma kripto sama-sama lobbying keras di Capitol Hill. Praktisnya, kalau kamu pakai layanan kripto yang punya charter trust nasional (kayak Anchorage atau Paxos), perhatikan apakah mereka mulai menerapkan standar KYC/AML level bank — itu tanda regulasi mulai menyentuh mereka.
Catatan redaksi
Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini
Crypto update dari Decrypt.
Sumber asli
Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan Decrypt.
Baca artikel asli di Decrypt→


