Ada yang bilang kalau Bitcoin sekarang lagi jauh dari saham yang lagi naik tinggi. Tapi, apa ini bakal bertahan lama? Yuk, kita bahas!

Jadi, kamu pasti udah denger kan kalau Bitcoin sekarang kayak lagi terpisah dari saham yang lagi meroket? Peneliti dari Schwab dan Hashdex bilang kalau ini semua gara-gara AI yang bikin banyak investor ngincar aset digital. Tapi, tenang aja, ini mungkin gak akan bertahan lama. Bitcoin punya pola pemulihan yang udah biasa terjadi setelah halving, dan itu bisa bikin harga kembali naik.

Nah, halving itu apa sih? Sederhananya, halving adalah momen di mana imbalan untuk menambang Bitcoin dipotong setengah. Ini bikin pasokan Bitcoin jadi lebih sedikit, dan biasanya, harga bakal naik setelah itu. Jadi, meskipun sekarang Bitcoin lagi jauh dari saham, pola ini bisa bikin investor kembali tertarik.

Sekarang, mari kita lihat kenapa AI jadi faktor penting di sini. Dengan banyaknya orang yang berinvestasi di teknologi AI, dana yang biasanya masuk ke crypto jadi teralihkan. Ini bikin Bitcoin dan aset digital lainnya agak tertekan. Tapi, jangan salah, banyak yang percaya kalau ini cuma sementara. Ketika pasar crypto kembali hangat, kita bisa lihat pergeseran lagi.

Advertisement

Advertisement

Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.

Selain itu, Bitcoin juga punya loyalitas tersendiri dari para penggemarnya. Banyak yang percaya sama nilai jangka panjang Bitcoin, jadi meskipun ada gangguan dari luar, mereka tetap setia. Ini bikin Bitcoin tetap punya potensi untuk bangkit lagi, bahkan saat banyak yang meragukannya.

Jadi, apa yang bisa kita ambil dari semua ini? Pertama, jangan terburu-buru untuk panik. Keterpisahan antara Bitcoin dan saham ini bisa jadi kesempatan buat kamu yang mau masuk ke pasar crypto. Kedua, tetap pantau perkembangan AI dan bagaimana itu mempengaruhi pasar. Ini bisa jadi kunci untuk memahami arah pasar di masa depan.

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

Ada yang bilang kalau Bitcoin sekarang lagi jauh dari saham yang lagi naik tinggi. Tapi, apa ini bakal bertahan lama? Yuk, kita bahas!

Sumber asli

Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan CoinDesk.

Baca artikel asli di CoinDesk→
AIbitcoincryptoinvestasisaham