Otoritas keuangan Inggris baru-baru ini melakukan razia terhadap delapan situs trading P2P yang beroperasi tanpa izin. Ini jadi peringatan buat kamu yang suka trading crypto lewat platform informal.

Baru-baru ini, Financial Conduct Authority (FCA) Inggris mengambil tindakan tegas. Mereka melakukan razia terhadap delapan situs peer-to-peer trading yang beroperasi secara ilegal di London.

Situs-situs ini ditarget karena memfasilitasi trading P2P tanpa registrasi yang diwajibkan. Mereka juga tidak punya kontrol anti-money laundering (AML) yang memadai. Ini berarti risiko financial crime cukup tinggi.

Kamu mungkin sering dengar soal trading P2P yang katanya lebih fleksibel dan cepat. Tapi ternyata banyak platform informal ini beroperasi di luar pengawasan regulator.

Advertisement

Advertisement

Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.

Tanpa regulasi yang jelas, kamu sebagai user bisa terkena dampaknya. Misalnya, dana kamu bisa hilang tanpa jejak kalau ada masalah. Atau lebih parah, kamu bisa tidak sengaja terlibat dalam transaksi pencucian uang.

FCA menyebut operasi ini sebagai bagian dari upaya melindungi konsumen. Mereka ingin memastikan platform trading yang kamu pakai punya standar keamanan minimum.

Jadi, apa yang bisa kamu ambil dari kejadian ini? Pertama, selalu cek apakah platform yang kamu pakai terdaftar di regulator setempat. Di Inggris, kamu bisa verifikasi lewat register resmi FCA.

Kedua, waspadai platform yang menawarkan rate terlalu bagus atau proses terlalu mudah. Kalau sesuatu terdengar terlalu good to be true, biasanya memang begitu.

Ketiga, pahami bahwa AML dan KYC (Know Your Customer) bukan sekadar ribet. Proses ini sebenarnya melindungi kamu dari terlibat dalam aktivitas ilegal.

Untuk kamu yang trading di Indonesia, prinsipnya sama. Pastikan platform yang dipakai terdaftar di Bappebti atau OJK. Jangan tergiur platform offshore yang janji-janji manis tapi tidak jelas legalitasnya.

Ingat, di dunia crypto, keamanan dana kamu adalah tanggung jawab sendiri. Regulator bisa membantu, tapi kehati-hatianmu yang paling penting.

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

Otoritas keuangan Inggris baru-baru ini melakukan razia terhadap delapan situs trading P2P yang beroperasi tanpa izin. Ini jadi peringatan buat kamu yang suka trading crypto lewat platform informal.

Sumber asli

Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan CoinDesk.

Baca artikel asli di CoinDesk→
FCAanti-money launderingkeamanan cryptoregulasi cryptotrading P2P