Morgan Stanley baru saja meluncurkan ETF bitcoin mereka dengan biaya super rendah 0,14%. Apakah ini bisa menggoyahkan dominasi BlackRock di pasar crypto?

BlackRock selama ini jadi raja likuiditas di dunia crypto lewat IBIT, spot bitcoin ETF mereka yang mengelola dana $55 miliar. Tapi posisi itu sekarang dapat tantangan serius.

Morgan Stanley baru saja membuka perdagangan MSBT, bitcoin ETF mereka yang punya biaya manajemen paling rendah di pasar: cuma 0,14%.

Perbedaannya signifikan kalau kamu bandingin. Biaya rendah berarti lebih banyak uangmu yang tetap bekerja, bukannya hilang buat biaya admin.

Advertisement

Advertisement

Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.

Yang bikin MSBT menarik bukan cuma harganya. Morgan Stanley punya mesin wealth management $7 triliun di belakangnya.

Bayangin aja. Jaringan advisor dan klien institusional mereka bisa masukin arus dana masif ke produk ini dalam waktu singkat.

Buat investor retail kayak kita, ini sinyal penting. Kompetisi antar raksasa keuangan tradisional makin panas di ruang crypto.

Kenapa ini penting? Karena semakin banyak institusi besar yang masuk, semakin legit dan liquid pasar bitcoin. Harga jadi lebih stabil, spread lebih ketat.

Tapi ingat, ETF tetap produk derivatif. Kamu nggak langsung pegang bitcoin-nya. Kalau self-custody penting buatmu, ETF mungkin bukan pilihan ideal.

Praktisnya gini: kalau kamu udah punya rekening broker yang support MSBT, cek dulu fee totalnya. Bandingin sama IBIT atau ETF lain.

Lihat juga tracking error-nya. ETF murah tapi performanya jauh dari harga bitcoin asli? Itu red flag.

Yang pasti, perang biaya ini menguntungkan investor. BlackRock pasti nggak tinggal diam. Mereka bisa turunin fee juga buat pertahanin market share.

Jadi pantau terus. Pilihanmu makin banyak, dan itu selalu kabar baik.

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

Morgan Stanley baru saja meluncurkan ETF bitcoin mereka dengan biaya super rendah 0,14%. Apakah ini bisa menggoyahkan dominasi BlackRock di pasar crypto?

Sumber asli

Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan CoinDesk.

Baca artikel asli di CoinDesk→
BlackRockMorgan Stanleybitcoin ETFinvestasi cryptopasar crypto