Hakim Nevada perpanjang larangan platform prediksi Kalshi. Alasannya? Event contract mereka dianggap nggak beda dengan sports betting.

Hakim di Nevada baru-baru ini memperpanjang larangan terhadap Kalshi, platform event contract yang lagi ramai dibicarakan. Keputusan ini menegaskan posisi negara bagian: Kalshi harus punya gaming license kalau mau beroperasi di sana.

Menurut hakim, event contract yang ditawarkan Kalshi nggak bisa dibedakan dari sports betting. Padahal Kalshi berargumen produk mereka adalah derivative trading, bukan judi. Sayangnya argumen itu ditolak mentah-mentah.

Ini jadi pukulan beruntun buat Kalshi yang lagi berusaha ekspansi ke berbagai negara bagian AS. Mereka udah dapet izin dari CFTC di level federal, tapi regulasi tiap negara bagian tetap jadi tantangan besar.

Advertisement

Advertisement

Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.

Kasus ini nunjukin gimana sulitnya navigasi regulasi untuk platform prediksi di Amerika. Apalagi ketika definisi 'trading' dan 'gambling' jadi kabur di mata regulator lokal.

Buat kamu yang tertarik sama event contract atau prediction market, pelajarannya jelas: legalitas federal nggak otomatis berarti aman di semua negara bagian. Selalu cek regulasi lokal sebelum terjun.

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

Hakim Nevada perpanjang larangan platform prediksi Kalshi. Alasannya? Event contract mereka dianggap nggak beda dengan sports betting.

Sumber asli

Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan CoinTelegraph.

Baca artikel asli di CoinTelegraph→
aset digitalblockchaincryptocurrencylarangnevada