Pendapatan dua bursa crypto besar Korea Selatan ini turun drastis. Ada apa di balik penurunan ini? Yuk, simak!

Jadi, kamu tahu kan kalau Upbit dan Bithumb itu dua bursa crypto paling gede di Korea Selatan? Nah, baru-baru ini mereka ngelapor kalau pendapatan mereka anjlok sampai 50% di paruh pertama tahun ini. Gila, kan? Ini jadi berita hangat di kalangan investor dan pengamat pasar. Tapi, apa sih yang sebenarnya terjadi di balik penurunan ini?

Salah satu alasan utama penurunan pendapatan ini adalah pergeseran besar-besaran modal investor. Banyak investor di Korea Selatan yang lebih milih untuk berinvestasi di saham domestik ketimbang crypto. KOSPI, indeks saham utama di sana, bahkan udah dua kali lipat di H1 2026. Ini bikin banyak orang beralih dari crypto ke saham, soalnya mereka ngeliat potensi cuan yang lebih gede di pasar saham.

Gak cuma itu, pasar crypto juga lagi mengalami kontraksi. Banyak orang yang sebelumnya aktif trading crypto sekarang lebih milih untuk 'hold' atau bahkan keluar dari pasar. Ini bikin volume transaksi di bursa-bursa kayak Upbit dan Bithumb turun drastis. Akibatnya, pendapatan mereka pun ikut terjun bebas.

Advertisement

Advertisement

Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.

Kalau kita lihat lebih dalam, ini juga jadi sinyal bahwa pasar crypto butuh inovasi dan kepercayaan kembali dari investor. Mungkin mereka perlu ngebuktiin lagi bahwa crypto itu bukan sekadar hype, tapi bisa jadi investasi yang solid. Tanpa ada langkah-langkah konkret, bisa jadi pasar crypto bakal terus tertekan.

Buat kamu yang lagi ngincar investasi di crypto, ini jadi waktu yang pas buat merenung. Apakah kamu masih percaya dengan potensi crypto ke depannya? Atau lebih milih untuk berinvestasi di saham yang lagi naik daun? Pilihan ada di tangan kamu, tapi pastikan untuk selalu riset dan paham risiko yang ada.

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

Pendapatan dua bursa crypto besar Korea Selatan ini turun drastis. Ada apa di balik penurunan ini? Yuk, simak!

Sumber asli

Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan The Block.

Baca artikel asli di The Block→
Korea Selatanbursacryptoinvestasipendapatan