Ada studi menarik dari Ramp yang bilang kalau perusahaan yang banyak ngeluarin duit buat AI justru nambahin karyawan. Penasaran? Yuk, simak!

Kamu tahu nggak sih, ada studi dari Ramp yang bikin kita mikir ulang tentang AI dan pekerjaan? Mereka bilang, perusahaan yang banyak ngeluarin duit buat teknologi AI justru nambahin karyawan. Ini bisa jadi kabar baik buat kita yang khawatir AI bakal ambil alih banyak pekerjaan.

Jadi, berdasarkan studi ini, perusahaan yang jadi pengadopsi berat AI, ternyata nambahin jumlah karyawan mereka sekitar 10%. Gila, kan? Dan yang lebih menarik, mereka juga nambahin perekrutan untuk posisi entry-level sampai 12%. Ini jelas ngelawan anggapan bahwa AI bakal bikin banyak orang kehilangan pekerjaan.

Kita sering denger berita tentang AI yang menggantikan pekerjaan manusia, tapi studi ini nunjukin kalau ada sisi positifnya juga. Perusahaan-perusahaan ini malah butuh lebih banyak tenaga kerja untuk ngelola dan memanfaatkan teknologi AI yang mereka investasikan. Jadi, jangan buru-buru panik ya!

Advertisement

Advertisement

Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.

Ngomong-ngomong soal investasi, banyak perusahaan yang ngeluarin budget gede buat AI. Ini bukan sekadar tren, tapi mereka percaya bahwa AI bisa bantu meningkatkan efisiensi kerja dan inovasi. Dengan nambahin karyawan, mereka bisa lebih maksimal dalam memanfaatkan teknologi ini.

Nah, buat kamu yang lagi nyari kerja atau pengen masuk ke dunia teknologi, ini bisa jadi sinyal positif. Banyak perusahaan yang lagi buka lowongan, terutama di bidang yang berkaitan dengan teknologi dan AI. Jadi, siap-siap deh, siapa tahu kamu bisa dapet kesempatan emas!

Kesimpulannya, studi ini bikin kita lebih optimis. Meskipun ada banyak pembicaraan tentang risiko kehilangan pekerjaan karena AI, kenyataannya banyak perusahaan yang justru butuh lebih banyak karyawan untuk mengembangkan teknologi ini. Jadi, tetap semangat dan terus belajar ya!

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

Ada studi menarik dari Ramp yang bilang kalau perusahaan yang banyak ngeluarin duit buat AI justru nambahin karyawan. Penasaran? Yuk, simak!

Sumber asli

Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan CoinDesk.

Baca artikel asli di CoinDesk→
AIinvestasipekerjaanstartupteknologi