Kamu tahu nggak kalau China bisa jadi yang pertama mendaratkan manusia di Bulan lagi? Ini bisa bikin AS gelisah, loh!
Jadi, ada dua pandangan yang muncul di kalangan orang-orang yang peduli sama luar angkasa. Pertama, ada yang bilang, "Ya udah, kan NASA duluan yang mendarat di Bulan, jadi apa sih yang penting?" Mereka merasa pencapaian AS itu udah gede banget, soalnya Apollo 11 udah mendarat di sana hampir enam dekade lalu. Tapi, ada juga yang berpikir sebaliknya.
Pandangan kedua ini lebih gelap. Mereka bilang, kalau China berhasil mendaratkan manusia di Bulan sebelum AS, itu bakal jadi kemenangan besar buat mereka di arena geopolitik. Bayangkan aja, mereka bisa bilang, "Kami udah nyusul dan bahkan lebih unggul dari AS!" Ini bisa bikin posisi China semakin kuat di mata dunia.
Nah, yang jadi pertanyaan adalah, seberapa besar pengaruhnya kalau China beneran mendarat di Bulan? Soalnya, ini bukan cuma soal teknologi, tapi juga soal kekuasaan. Dengan mendarat di Bulan, China bisa mengklaim wilayah yang mereka eksplorasi, dan itu bisa bikin ketegangan dengan negara-negara lain, termasuk AS.
Advertisement
Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.
Bisa dibilang, persaingan di luar angkasa ini bukan cuma tentang siapa yang lebih dulu, tapi juga tentang siapa yang bisa menunjukkan kekuatan dan pengaruhnya. Dan kalau China bisa jadi yang pertama, itu bisa jadi sinyal bahwa mereka udah siap jadi superpower di abad ini.
Jadi, kita harus waspada. Persaingan luar angkasa ini bisa berdampak pada banyak hal, mulai dari ekonomi sampai hubungan internasional. Kita semua tentu berharap ini nggak berujung pada konflik, tapi tetap aja, situasinya bikin kita semua penasaran, kan?
Catatan redaksi
Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini
Kamu tahu nggak kalau China bisa jadi yang pertama mendaratkan manusia di Bulan lagi? Ini bisa bikin AS gelisah, loh!
Sumber asli
Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan Ars Technica.
Baca artikel asli di Ars Technica→


