Fairphone akhirnya hadir di AS! HP yang bisa diperbaiki ini bikin kamu nggak perlu khawatir soal kerusakan.
Jadi, kamu pernah nggak sih ngerasa kesal sama smartphone yang susah banget diperbaiki? Nah, Fairphone Gen 6+ ini datang dengan solusi yang bikin kamu bisa memperbaiki HP sendiri. Dengan cuma satu obeng torx, kamu bisa bongkar pasang semua komponen, mulai dari layar sampai port USB. Gak perlu lagi repot-repot bawa ke service center.
Fairphone ini bukan cuma soal gampang diperbaiki, tapi juga soal keberlanjutan. Setengah dari bahan yang dipakai buat HP ini adalah material daur ulang. Jadi, kamu bisa ngerasa lebih baik saat menggunakan smartphone ini, karena kamu juga ikut menjaga lingkungan. Plus, baterainya bisa dicopot! Siapa yang masih suka baterai tanam, coba?
Satu hal yang perlu kamu tahu, Fairphone Gen 6+ ini nggak bakal bikin kamu terkesima dengan spesifikasi yang wah. Fokus utama mereka adalah kemudahan perbaikan dan memastikan pekerja yang bikin HP ini dapat upah yang layak. Jadi, kamu bisa merasa bangga menggunakan produk yang etis.
Advertisement
Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.
Tapi, jangan salah! Meskipun spesifikasinya nggak segede smartphone flagship, Fairphone Gen 6+ tetap punya slot microSD. Ini bikin kamu bisa nambah kapasitas penyimpanan tanpa harus beli HP baru. Retro banget, kan? Cocok buat kamu yang suka nostalgia.
Kalau kamu tinggal di AS, sekarang kamu bisa beli Fairphone Gen 6+ dengan harga sekitar $650. Ini adalah langkah yang menarik buat para pecinta teknologi yang peduli sama lingkungan. Dengan HP ini, kamu bisa jadi bagian dari perubahan yang lebih baik.
Jadi, siap-siap buat ubah cara pandang kamu tentang smartphone. Dengan Fairphone Gen 6+, kamu bukan cuma dapat HP yang bisa diperbaiki, tapi juga berkontribusi untuk dunia yang lebih baik. Yuk, mulai dari sekarang!
Catatan redaksi
Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini
Fairphone akhirnya hadir di AS! HP yang bisa diperbaiki ini bikin kamu nggak perlu khawatir soal kerusakan.
Sumber asli
Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan Ars Technica.
Baca artikel asli di Ars Technica→


