FCC persetujuan penjualan spektrum $40 miliar dari EchoStar ke AT&T dan Starlink, meski operator kecil marah.

Federal Communications Commission (FCC) kemarin ngasih persetujuan buat EchoStar jual lisensi spektrumnya ke AT&T dan SpaceX, operator Starlink. Total transaksi ini gedeh banget, lho, sampe $40 miliar!

Ini bukan keputusan mengejutkan sih, soalnya Ketua FCC Brendan Carr sebenarnya sudah memaksa EchoStar buat ngincar penjualan lisensinya. Bulan lalu, Carr ngancam akan mencabut lisensi itu pas SpaceX ngaku anak perusahaan EchoStar, Dish Network, 'hampir nggak pake' spektrum buat layanan seluler di Amerika.

Dish sebelumnya dapat perpanjangan batas waktu buat kewajiban jaringannya dari pemerintahan Biden, tapi Carr nggak setuju sama perjanjian yang dibuat sama pemerintahan sebelumnya.

Advertisement

Advertisement

Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.

Setelah ancaman dari Carr, Charlie Ergen yang jadi bos EchoStar langsung ngincar kesepakatan buat jual lisensi spektrum ke SpaceX seharga $17 miliar dan ke AT&T seharga $23 miliar.

Ini berarti AT&T dan Starlink (SpaceX) sekarang punya akses ke frekuensi yang lebih luang buat jaringan mereka. Bagi kamu yang pakai layanan dari operator ini, mungkin nanti akan ada peningkatan kualitas sinyal.

Tapi bagi operator kecil lainnya, keputusan FCC ini kayaknya nggak fair banget. Mereka kesulitan ngincar frekuensi sementara operator besar justru dibantu sama pemerintah.

Ini jadi contoh lagi gimana regulator teknologi di Amerika cenderung memihak perusahaan besar. Padahal seharusnya peraturan dirancang buat semua pemain pasar, nggak cuma yang sudah kuat.

Untuk kamu yang di industri teknologi, ini penting banget dipelajari. Siapa tahu nanti Indonesia juga bikin kebijakan serupa. Jadi, selalu pantau perkembangan regulasi teknologi, ya!

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

FCC persetujuan penjualan spektrum $40 miliar dari EchoStar ke AT&T dan Starlink, meski operator kecil marah.

Sumber asli

Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan Ars Technica.

Baca artikel asli di Ars Technica→
FCCStarlinkregulasi teknologispektrum frekuensitelekomunikasi