Panas banget di London minggu ini, dan ternyata cuaca ekstrem ini bisa bikin otak kita terganggu. Yuk, simak apa yang terjadi!
Panas banget di London minggu ini, dan bukan cuma di sana, gelombang panas juga melanda Eropa Barat. Suhu tertinggi Juni di Inggris tercatat 36,1 °C, tapi rasanya kayak 39 °C! Gila, kan? Ini bikin kita mikir, apa sih dampak cuaca ekstrem ini buat kesehatan kita, terutama otak kita?
Penelitian menunjukkan kalau panas bisa bikin kita susah fokus. Misalnya, para pemadam kebakaran yang terpapar panas selama 15 menit aja udah mulai kesulitan untuk konsentrasi. Bayangkan kalau kita terjebak dalam gelombang panas berhari-hari, efeknya pasti lebih parah. Peneliti masih mencari tahu seberapa lama efek ini bisa bertahan.
Yang lebih mengkhawatirkan, orang-orang dengan masalah kesehatan mental jadi lebih rentan saat cuaca panas. Selama gelombang panas, angka kunjungan rumah sakit untuk orang dengan kondisi mental meningkat hampir 10%. Ini bikin kita sadar, cuaca ekstrem bukan cuma soal fisik, tapi juga mental.
Advertisement
Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.
Contohnya, selama gelombang panas di Kanada tahun 2021, orang dengan skizofrenia tiga kali lebih mungkin meninggal. Ini jadi sinyal keras buat kita semua, terutama bagi mereka yang punya riwayat kesehatan mental. Kita perlu lebih peka dan siap menghadapi dampak dari cuaca ekstrem ini.
Penelitian juga menunjukkan kalau remaja berusia 15-24 tahun lebih berisiko mengalami peningkatan angka bunuh diri setiap kali suhu naik 1 °C. Ini dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan orang yang lebih tua. Jadi, penting banget untuk menjaga kesehatan mental, terutama di kalangan anak muda.
Ada juga penelitian yang bilang kalau paparan panas ekstrem bisa mengubah perkembangan otak anak. Bayi yang terpapar suhu ekstrem, baik panas maupun dingin, bisa mengalami perubahan pada jaringan otak mereka saat beranjak dewasa. Ini bikin kita harus lebih peduli dengan lingkungan dan iklim yang semakin berubah.
Jadi, kita harus mulai serius memikirkan bagaimana cara beradaptasi dengan dunia yang semakin panas ini. Anak-anak yang lahir di tahun 2020 diprediksi bakal mengalami tujuh kali lebih banyak gelombang panas dibandingkan kakek-nenek mereka. Kita semua perlu berkontribusi untuk menjaga kesehatan mental dan fisik kita di tengah perubahan iklim yang terjadi.
Catatan redaksi
Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini
Panas banget di London minggu ini, dan ternyata cuaca ekstrem ini bisa bikin otak kita terganggu. Yuk, simak apa yang terjadi!
Sumber asli
Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan MIT Technology Review.
Baca artikel asli di MIT Technology Review→


