Apple baru aja naikin harga banyak produk mereka. Mau tahu alasannya? Yuk, simak!

Kamu pasti udah denger kabar kalau Apple baru aja naikin harga banyak produk mereka, kan? Beberapa produk, terutama Mac, sekarang harganya bisa sampai ratusan dolar lebih mahal. Misalnya, MacBook Neo yang dulunya harganya $599, sekarang jadi $699. Gila, kan? Ini bikin banyak orang yang lagi ngincar produk Apple jadi mikir dua kali.

Nggak cuma MacBook, iMac juga ikutan naik harga. Yang sebelumnya $1,299, sekarang jadi $1,499. Dan buat yang pengen MacBook Pro M5, siap-siap deh merogoh kocek lebih dalam, soalnya harganya naik dari $1,699 jadi $1,999. Gimana, masih mau beli?

Kalau kamu penggemar produk premium, ada kabar kurang enak juga. Mac Studio M3 Ultra yang punya 96GB memori, harganya melonjak sampai $1,300 jadi $5,299. Ini sih udah kayak beli motor baru, ya? Tapi, sayangnya, ini semua ada alasannya.

Advertisement

Advertisement

Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.

Menurut Tim Cook, CEO Apple, lonjakan harga ini disebabkan oleh biaya memori yang meroket. Dalam wawancara dengan The Wall Street Journal, dia bilang, "Sayangnya, kenaikan harga ini tidak bisa dihindari." Dia juga nyebut kalau mereka udah berusaha untuk mengurangi dampak kenaikan harga ini untuk pelanggan, tapi situasinya udah nggak bisa ditahan lagi.

Jadi, buat kamu yang lagi nunggu peluncuran iPad baru, siap-siap deh. Harganya juga naik antara $100 sampai $200, tergantung modelnya. Dan meskipun harga iPhone masih sama, kita nggak tahu sampai kapan ini bisa bertahan. Bisa jadi, dalam waktu dekat, kita juga bakal lihat kenaikan harga di produk-produk itu.

Ini jadi pertanda penting buat kamu yang lagi ngincar gadget Apple. Mungkin sekarang waktu yang tepat buat beli sebelum harga makin melambung. Jadi, udah siap merogoh kocek lebih dalam?

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

Apple baru aja naikin harga banyak produk mereka. Mau tahu alasannya? Yuk, simak!

Sumber asli

Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan Ars Technica.

Baca artikel asli di Ars Technica→
AppleMacharga produkiPadteknologi