Temukan alasan di balik hilangnya helium dari atmosfer planet exoplanet dan apa artinya bagi kita.
Jadi gini, di alam semesta ini, sebagian besar gas itu campuran hidrogen dan helium. Awalnya, atmosfer planet-planet juga dimulai dengan campuran ini. Tapi, seiring berjalannya waktu, atmosfer planet bisa berubah. Bayangkan aja, miliaran tahun lalu, planet-planet ini mungkin punya suasana yang berbeda banget dari sekarang.
Hidrogen itu bisa bereaksi dengan bahan kimia lain, dan dua elemen ini, hidrogen dan helium, bisa hilang ke luar angkasa. Misalnya, Venus, Bumi, dan Mars itu diduga punya atmosfer kedua, soalnya atmosfer asli mereka yang penuh hidrogen dan helium udah hilang atau berubah bentuk. Nah, proses hilangnya ini ribet banget, lho!
Elemen yang lebih ringan kayak helium lebih gampang hilang, tapi hidrogen bisa dilindungi dengan bergabung ke dalam molekul lain seperti metana dan amonia. Gaya gravitasi dari planet juga berperan, bisa bantu menahan beberapa molekul, dan ada juga medan magnet yang bisa membatasi radiasi supaya nggak mengeluarkan material dari atmosfer.
Advertisement
Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.
Jarak planet ke bintang juga penting. Radiasi dari bintang bisa mempengaruhi atmosfer, dan panas dari bintang bisa bikin atmosfer mengembang, sehingga pengaruh gravitasi jadi berkurang. Dengan semua faktor ini, kita jadi bingung, apa yang bisa kita harapkan dari exoplanet yang jauh.
Baru-baru ini, ada penelitian yang diterbitkan di jurnal Nature yang menggambarkan pengamatan helium yang hilang dari atmosfer sebuah exoplanet yang mengorbit bintang LHS 1140, yang jaraknya sekitar 50 tahun cahaya dari kita. Dari seberapa cepat helium ini hilang, kita bisa menebak-nebak tentang atmosfer yang tersisa di planet itu.
Ini jadi menarik banget, soalnya bisa kasih kita gambaran tentang bagaimana atmosfer planet lain bisa berubah seiring waktu. Jadi, siap-siap aja, mungkin ada banyak hal menarik yang bisa kita pelajari dari planet-planet jauh ini!
Technology lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.
Ars Technica
Catatan redaksi
Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini
Technology update dari Ars Technica.
Sumber asli
Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan Ars Technica.
Baca artikel asli di Ars Technica→

