Setelah sekian lama pakai arsitektur lama, Intel akhirnya kasih silicon baru buat prosesor Core Series 3 yang lebih terjangkau. Ini berarti teknologi terbaru Intel bakal bisa dinikmati lebih banyak orang.

Intel punya dua keluarga prosesor sekarang: Core Ultra yang jadi andalan, dan Core biasa yang lebih terjangkau.

Masalahnya, prosesor Core non-Ultra selama ini pakai arsitektur Raptor Lake yang sudah tua. Itu silicon dari generasi ke-13 Core, yang sebenarnya nggak beda jauh sama generasi ke-12.

Jadi kalau kamu beli laptop Core Series 1 atau Series 2, secara teknologi kamu dapat yang sama kayak tahun 2022.

Advertisement

Advertisement

Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.

Tapi sekarang Intel berubah. Core Series 3 non-Ultra akhirnya pakai silicon baru.

Ini pertama kalinya dalam beberapa tahun Intel kasih teknologi terbaru ke segmen midrange, bukan cuma simpan buat yang mahal.

Dulu, bedanya Core i7 dan i5 atau i3 itu cuma core count dan clock speed. Arsitekturnya sama.

Sekarang Intel balik ke pola itu. Kamu bisa expect fitur-fitur baru di seluruh line-up, meski performanya beda-beda.

Buat praktisnya, ini artinya laptop atau PC dengan Core Series 3 bakal lebih efisien dan punya fitur AI yang lebih baik.

Kamu nggak perlu beli yang paling mahal buat dapetin teknologi terbaru Intel.

Kalau kamu rencana beli laptop baru tahun ini, pertimbangkan buat tunggu yang pakai Core Series 3. Bedanya bakal kerasa banget dibanding yang pakai Series 2 atau lebih lama.

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

Setelah sekian lama pakai arsitektur lama, Intel akhirnya kasih silicon baru buat prosesor Core Series 3 yang lebih terjangkau. Ini berarti teknologi terbaru Intel bakal bisa dinikmati lebih banyak orang.

Sumber asli

Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan Ars Technica.

Baca artikel asli di Ars Technica→
CPU midrangeCore Series 3prosesor Intelsilicon baruteknologi laptop