Karyawan Samsung mulai berbondong-bondong pindah ke SK Hynix demi bonus besar. Kenapa bisa gitu?

Jadi, belakangan ini, banyak karyawan Samsung yang mulai ngincar kerjaan di SK Hynix. Salah satunya Lee, seorang engineer di divisi semikonduktor Samsung. Dia yang dulunya kerja keras dan lembur, sekarang lebih sering pulang langsung buat ngurus lamaran kerja di SK Hynix. Gak cuma dia, banyak temennya juga yang ikut-ikutan, soalnya bonus yang ditawarkan SK Hynix itu gede banget, mencapai $476,000 per orang! Bayangin, itu jauh lebih besar dibanding bonus yang didapat karyawan Samsung.

Lee bilang, bahkan bosnya pun menyarankan mereka untuk cabut ke SK Hynix. Gak heran sih, soalnya bonus Samsung untuk divisi yang gak performa baik, kayak divisi foundry tempat Lee kerja, cuma sekitar $135,000. Sementara divisi memory yang lagi cuan, dapat bonus sekitar $400,000. Jadi, wajar aja kalau karyawan merasa kecewa dan mulai cari peluang di tempat lain.

Kondisi ini bikin banyak karyawan Samsung merasa gak nyaman. Menurut survei yang dilakukan serikat pekerja Samsung, 81.5% karyawan di divisi foundry pengen pindah kerja dalam dua tahun ke depan. Ini jadi sinyal bahaya buat Samsung, apalagi lebih dari 200 anggota serikat pekerja udah cabut ke SK Hynix dalam waktu empat bulan terakhir. Di forum anonim, banyak engineer yang curhat pengen pindah demi bonus yang lebih besar.

Advertisement

Advertisement

Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.

Dulu, SK Hynix ini kayak bayangan Samsung, lebih kecil dan kurang diperhatiin. Tapi sejak 2019, SK Hynix mulai fokus ke teknologi HBM, dan sekarang mereka malah jadi pemimpin pasar. Dengan booming AI yang bikin permintaan HBM meningkat, SK Hynix jadi makin menarik. Sekarang, kedua perusahaan ini sama-sama berusaha merebut talenta dengan bonus yang menggiurkan dan strategi rekrutmen yang agresif.

Samsung dan SK Hynix sama-sama merencanakan investasi besar-besaran untuk memperluas bisnis mereka. Samsung berencana merekrut 60.000 karyawan dalam lima tahun ke depan, sementara SK Hynix udah nambah 2.152 karyawan di paruh pertama tahun ini. Tapi, meskipun mereka berusaha keras, diperkirakan industri semikonduktor Korea Selatan bakal kekurangan sekitar 54.000 pekerja pada tahun 2031. Ini bikin persaingan makin sengit.

Bukan cuma bonus yang jadi masalah. Samsung juga udah mulai mengambil langkah hukum untuk menjaga talenta mereka. Di bulan Juli, mereka menang dalam kasus hukum yang melarang dua mantan karyawan chip untuk bekerja di SK Hynix selama 18 bulan. Mereka beralasan bahwa teknologi chip adalah teknologi inti nasional yang perlu dilindungi. Namun, langkah ini justru bikin persaingan jadi makin panas.

Kalau Samsung terus kehilangan engineer di divisi foundry, kolaborasi antara divisi memory dan foundry bisa terganggu. Lee dan temen-temennya yang udah kerja di Samsung selama bertahun-tahun merasa bahwa masa depan mereka di perusahaan ini mulai suram. Mereka udah berusaha keras, tapi semua itu kayaknya gak ada gunanya lagi. Sekarang, mereka lebih fokus untuk cari peluang di SK Hynix yang menawarkan masa depan lebih cerah.

Technology lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.

MIT Technology Review

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

Technology update dari MIT Technology Review.

Sumber asli

Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan MIT Technology Review.

Baca artikel asli di MIT Technology Review
#Technology#MITTechnologyReview#rss