Ada kontroversi di American Diabetes Association yang bikin heboh. Simak detailnya di sini!

Jadi, bulan lalu ada kejadian yang bikin heboh di acara tahunan American Diabetes Association (ADA) di New Orleans. Lima ilmuwan ternama dikeluarkan gara-gara mereka bagi-bagi salinan editorial yang terbit di jurnal Diabetes Care. Editorial itu jelas-jelas kritik keras buat pemerintahan Trump yang terus-terusan nyerang riset ilmiah. Gimana bisa gitu, ya?

Setelah kejadian itu, banyak orang yang protes dan akhirnya CEO ADA minta maaf secara pribadi. Tapi, sepertinya mereka belum belajar dari kesalahan. Para editor di Diabetes Care malah memposting editorial dan tujuh artikel opini di server preprint, karena ADA menolak untuk menerbitkannya. Ini bikin orang-orang makin penasaran, ada apa sih di balik semua ini?

Yang lebih mencengangkan, di artikel-artikel itu ada tuduhan bahwa pimpinan ADA udah tahu sebelumnya kalau para anggota bakal bagi-bagi salinan editorial itu. Mereka bahkan diduga udah nyiapin jebakan dengan bantuan keamanan venue dan polisi setempat. Kok bisa ya, sampai segitunya?

Advertisement

Advertisement

Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.

Ternyata, keputusan ini mungkin ada hubungannya dengan ketegangan yang terjadi di sesi tahun lalu. Pimpinan ADA udah dikasih tahu tentang artikel-artikel itu sebelum terbit dan diajak untuk menerbitkan tanggapan mereka secara bersamaan. Tapi, kenapa mereka malah memilih untuk menutup-nutupi?

Situasi ini jelas bikin banyak orang bertanya-tanya tentang transparansi dalam organisasi seperti ADA. Apakah mereka lebih memilih untuk melindungi citra mereka daripada mendengarkan suara ilmuwan? Ini jadi pertanyaan besar yang harus dijawab.

Nah, buat kamu yang penasaran sama kelanjutan cerita ini, jangan lewatkan untuk terus mengikuti perkembangan selanjutnya. Kita butuh lebih banyak suara dari para ilmuwan untuk menjaga integritas riset ilmiah.

Technology lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.

Ars Technica

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

Technology update dari Ars Technica.

Sumber asli

Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan Ars Technica.

Baca artikel asli di Ars Technica
#Technology#ArsTechnica#rss