Startup AI Relay baru aja tutup, tapi ada kabar menarik! Karyawan mereka sekarang bergabung dengan tim Chrome Google. Kenapa ya bisa gitu?

Jadi, kamu tahu kan tentang Relay? Startup yang fokus di AI automation ini baru aja bikin keputusan besar dengan menutup operasionalnya. Gak cuma itu, semua karyawan mereka sekarang bergabung dengan tim Chrome di Google. Wah, pasti ada alasan menarik di balik semua ini!

Jacob Bank, pendiri dan CEO Relay, bilang kalau mereka punya rencana ambisius untuk membantu kamu bekerja dengan AI di Chrome. Dia janji bakal ada lebih banyak info yang dibagikan dalam waktu dekat. Mungkin ini jadi langkah strategis buat Google, ya?

Tutupnya Relay ini bikin banyak orang penasaran, soalnya startup ini sebelumnya dianggap punya potensi gede di dunia teknologi. Dengan banyaknya perusahaan yang lagi ngincar AI, kenapa Relay bisa gagal? Apakah ada masalah internal atau mungkin pasar yang lagi gak mendukung?

Advertisement

Advertisement

Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.

Karyawan Relay yang sekarang gabung ke tim Chrome pasti bawa banyak pengalaman dan ide-ide fresh. Ini bisa jadi angin segar buat Google, apalagi mereka lagi fokus banget ngembangin teknologi AI di produk mereka. Siapa tahu, kita bakal lihat fitur-fitur baru yang keren di Chrome berkat kontribusi mereka!

Buat kamu yang suka teknologi dan perkembangan AI, ini jadi momen yang menarik untuk diikuti. Gimana sih sebenarnya proses adaptasi karyawan Relay ke tim Google? Apakah mereka bisa membawa perubahan yang signifikan? Kita tunggu aja kabar selanjutnya!

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

Startup AI Relay baru aja tutup, tapi ada kabar menarik! Karyawan mereka sekarang bergabung dengan tim Chrome Google. Kenapa ya bisa gitu?

Sumber asli

Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan TechCrunch.

Baca artikel asli di TechCrunch→
AIChromeGooglestartupteknologi