Neuromancer, adaptasi novel cyberpunk klasik, hadir di Apple TV. Teaser-nya bikin penasaran, lho!
Hey, kamu udah denger belum? Apple TV lagi-lagi bikin gebrakan dengan teaser pertama untuk Neuromancer! Ini adalah adaptasi dari novel cyberpunk legendaris karya William Gibson yang dirilis tahun 1984. Teaser ini ditayangkan di San Diego Comic-Con dan langsung bikin banyak orang penasaran. Visualnya? Keren banget, meski cuma satu menit. Bikin kamu pengen nonton lebih cepat, kan?
Neuromancer ini bercerita tentang Case, seorang hacker super yang udah rusak dan terjebak dalam dunia spionase digital. Dia bareng Molly, seorang pembunuh bayaran yang punya mata cermin. Mereka berdua berusaha melakukan pencurian dari sebuah dinasti korporat yang menyimpan banyak rahasia. Gimana, seru banget kan? Apalagi, Callum Taylor yang terkenal dari Fantastic Beasts bakal jadi Case, dan Briana Middleton sebagai Molly. Pasti bakalan seru!
Buat kamu yang udah baca bukunya, pasti penasaran seberapa dekat adaptasi ini dengan cerita aslinya. Apakah mereka bakal setia dengan plot novel atau ada twist baru? Teaser ini bikin kita semua makin nunggu-nunggu. Di SDCC juga ada teaser untuk Carrie dari Prime Video, trailer untuk Dark Matter S2, dan kabar casting Marvel. Jadi, banyak banget yang bisa dinanti-nanti!
Advertisement
Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.
Apple TV emang lagi naik daun, ya? Mereka berhasil menarik perhatian banyak orang dengan konten-konten berkualitas. Dari Slow Horses sampai Foundation, semua punya daya tarik tersendiri. Neuromancer ini jelas jadi salah satu yang paling dinanti. Jadi, siap-siap aja buat nonton saat rilis nanti!
Sambil nunggu, coba deh share pendapat kamu tentang teaser ini. Apa kamu excited buat nonton Neuromancer? Atau ada film lain yang lebih kamu tunggu? Komentar di bawah, ya!
Technology lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.
Ars Technica
Catatan redaksi
Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini
Technology update dari Ars Technica.
Sumber asli
Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan Ars Technica.
Baca artikel asli di Ars Technica→


