Trump marah ke RFK Jr. karena kurang ngotot soal vaksin dan autism. Kenapa ya?

Jadi gini, kabarnya Trump lagi nggak senang sama Robert F. Kennedy Jr. alias RFK Jr. Soalnya, dia merasa RFK Jr. kurang ngotot dalam agenda anti-vaksin yang dia pengen. Ini semua berawal dari klaim lama yang sudah dibantah, bahwa vaksin bisa bikin autisme. Trump sepertinya pengen banget mewariskan solusi untuk autisme, dan dia pikir dengan mengurangi vaksin anak-anak, itu bisa jadi langkahnya.

Orang-orang yang dekat sama Trump bilang kalau dia udah mulai frustrasi sama RFK Jr. Soalnya, dia merasa Kennedy belum melakukan cukup banyak untuk mengurangi rekomendasi vaksin anak dari pemerintah. Dalam benak Trump, kalau bisa benerin masalah ini, itu bakal jadi pencapaian besar buat dia. Jadi, wajar aja kalau dia merasa kecewa.

Di bulan Mei, Trump bahkan sempat meluapkan kekecewaannya langsung ke RFK Jr. Dia bilang Kennedy itu 'punya yips', istilah yang dipakai buat orang yang jadi ragu-ragu dan nggak bisa bertindak. Padahal, dia pegang posisi tertinggi di kesehatan negara. Trump pengen dia lebih tegas, tapi RFK Jr. malah terkesan lamban.

Advertisement

Advertisement

Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.

Bulan Juni lalu, Trump juga sempat curhat di Oval Office, bilang kalau RFK Jr. nggak melakukan cukup banyak untuk mendukung agenda anti-vaksin yang dia impikan. Ini bikin banyak orang bertanya-tanya, seberapa jauh sih RFK Jr. akan melangkah dalam perjuangannya melawan vaksin? Apakah dia bakal lebih berani, atau justru makin mundur?

Kisah ini jadi menarik karena menunjukkan betapa politik dan kesehatan bisa saling berkaitan. Di satu sisi, ada agenda politik yang pengen didorong, di sisi lain ada fakta ilmiah yang udah jelas. Gimana pun, vaksinasi itu udah terbukti efektif dalam mencegah penyakit, dan klaim tentang autisme udah dibantah oleh banyak penelitian.

Jadi, apakah RFK Jr. akan mengubah pendekatannya? Atau apakah Trump akan terus mendesak dia untuk lebih ngotot? Yang jelas, ini jadi drama yang menarik untuk diikuti, terutama bagi kamu yang peduli sama isu kesehatan dan vaksin.

Technology lagi bergerak cepat, jadi jangan cuma lihat headline.

Ars Technica

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

Technology update dari Ars Technica.

Sumber asli

Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan Ars Technica.

Baca artikel asli di Ars Technica
#Technology#ArsTechnica#rss