Enlightenment 0.28 resmi dirilis dengan segudang perbaikan performa, dukungan Wayland yang lebih matang, dan fitur-fitur baru yang bikin desktop Linux kamu makin smooth. Cocok buat kamu yang pengen desktop ringan tapi tetap powerful.

Kabar gembira buat pecinta desktop Linux yang suka ngoprek: Enlightenment 0.28 resmi keluar minggu lalu. Buat yang belum kenal, Enlightenment (sering disapa E) itu window manager sekaligus desktop environment yang sudah ada sejak era 90-an — jauh sebelum GNOME atau KDE jadi populer. Keunikan dia? Ringan banget, bisa jalan di hardware jadul sekalipun, tapi tetap punya fitur-fitur modern yang gak kalah sama DE besar.

Rilis kali ini nggak cuma update kecil. Tim pengembang bilang ini salah satu rilis paling besar dalam beberapa tahun terakhir. Fokus utamanya? Dua hal: performa dan Wayland. Soalnya sekarang ini sudah era Wayland, dan Enlightenment nggak mau ketinggalan. Versi 0.28 bawa peningkatan signifikan di compositor Wayland-nya, jadi animasi window, transisi workspace, dan efek visual jadi lebih halus tanpa makan resource berlebihan.

Wayland Support Makin Matang

Dulu Enlightenment terkenal pake X11 dan compositor sendiri (E_Comp). Nah sekarang compositor Wayland-nya udah jauh lebih stabil. Banyak bug lama yang bikin crash atau flicker udah diperbaiki. Dukungan untuk protocol-protocol modern seperti xdg-shell, layer-shell, dan fractional scaling udah lebih lengkap. Artinya aplikasi GTK4 dan Qt6 jalan lebih lancar, HiDPI scaling gak lagi acak-acakan, dan kamu bisa pake aplikasi Wayland native tanpa masalah.

Advertisement

Advertisement

Slot in-article yang tampil setelah paragraf ketiga.

Yang bikin seneng, performa rendering naik signifikan. Tim ngomongin ada optimasi di pipeline rendering yang bikin frame rate lebih stabil, terutama di hardware dengan GPU integrated. Kalau kamu pake laptop lama dengan Intel UHD atau AMD Vega, perbedaannya terasa banget — scrolling di browser, buka banyak window, atau main game ringan jadi lebih responsif.

Fitur Baru yang Bikin Nyaman

Selain performa, ada beberapa fitur baru yang cukup menarik. Pertama, sistem notifikasi udah dirombak total — sekarang mendukung action buttons, grouping, dan history yang bisa di-search. Kedua, quick settings panel (yang keluar klik kanan di desktop atau tekan Win+Space) udah bisa dikustomisasi penuh: kamu bisa tambahin toggle buat Bluetooth, night light, keyboard layout, sampai custom script sendiri. Ketiga, file manager EFM dapet update buat handle MTP devices (HP Android) dan network shares (SMB/NFS) dengan lebih baik.

Buat yang suka tiling window manager, modul tiling bawaan (E_Tiling) dapet perbaikan logic buat auto-split dan workspace management. Nggak se-powerful i3 atau Hyprland, tapi cukup buat workflow sehari-hari tanpa perlu config manual. Oh iya, theme system juga dapet update — sekarang support color scheme switching otomatis mengikuti GTK theme, jadi nggak perlu repot set theme terpisah buat aplikasi Qt dan GTK.

Masih Ringan, Masih Bebas

Yang paling keren dari Enlightenment: dia tetap setia di falsafah "ringan tapi powerful". Installasi minimal cuma makan sekitar 150-200 MB RAM saat idle — jauh lebih hemat dibanding GNOME (1 GB+) atau KDE Plasma (800 MB+). Cocok banget buat laptop lama, VM, atau server yang butuh GUI ringan. Dan karena modular, kamu bisa matiin komponen yang nggak dipake (seperti compositor effects, file manager, atau network manager) biar makin nipis.

Komunitasnya juga masih aktif. Dokumentasi di wiki.enlightenment.org udah diupdate untuk versi 0.28, dan channel Matrix/IRC mereka ramai banget buat diskusi dan troubleshooting. Kalau kamu pengen coba, distro seperti Bodhi Linux, Pentoo, atau Elive sudah pakai versi terbaru. Atau bisa compile sendiri dari source — build system meson-nya sekarang lebih cepat dan gampang.

Catatan redaksi

Kalau lo cuma ambil satu hal dari artikel ini

Enlightenment 0.28 resmi dirilis dengan segudang perbaikan performa, dukungan Wayland yang lebih matang, dan fitur-fitur baru yang bikin desktop Linux kamu makin smooth. Cocok buat kamu yang pengen desktop ringan tapi tetap powerful.

Sumber asli

Artikel ini merupakan rewrite editorial dari laporan Hacker News Front Page.

Baca artikel asli di Hacker News Front Page→
EnlightenmentLinuxWaylanddesktop environmentwindow manager